Myoozik

Tuesday, February 22, 2011

Saya dan Rani kembali menggelambir bersama. Kali ini tujuan kami adalah Myoozik, sebuah restoran yang belum lama buka di kawasan Sagan, Yogyakarta. Restoran yang memiliki moto Fun. Food. Drink ini dikelola oleh EMAX yang merupakan reseller premium produk Apple.
Tempatnya menggunakan bangunan rumah kuno yang memiliki halaman cukup besar, sehingga pengunjung dapat memilih bersantap di dalam atau luar ruangan. Myoozik juga menyediakan ruang karaoke yang dapat digunakan oleh pengunjung, sayangnya saya tidak sempat menanyakan apakah akan dikenakan tarif apabila ingin menggunakan ruang karaoke tersebut.


 Makanan yang terdapat di Myoozik didominasi oleh masakan-masakan Barat. Aneka pilihan appetizer, soup, steak, pasta, dan dessert yang menggoda mengisi daftar menunya. Saya dan Rani sibuk membolak balik penuh kebimbangan *lebay* sebelum akhirnya Rani memilih Prima Verra Pasta karena di deskripsinya tertulis low fat dan penuh sayuran, sedangkan saya memilih Chicken Parmigiana karena tidak terlalu lapar. Kami sama-sama memilih fetucini sebagai pilihan pastanya. Di menu terlihat bahwa di foto Chicken Parmigiana terdapat segenggam pasta sebagai pelengkap si ayam. 
Myoozik memiliki menu minuman yang diunggulkan yaitu Slushie, namun kami tidak mencobanya malam itu. Tidak lama kemudian Prima Verra Pasta datang dengan porsi yang cukup mengejutkan. Ternyata porsinya cukup besar. Fetucini, paprika dan daging sapi menyatu dalam balutan saus jamur yang gurih dan creamy. Rani makin terbelalak saat tahu terdapat banyak potongan daging sapi plus taburan keju di pastanya. Wow, benar-benar pasta low fat yang menggiurkan. 

Prima Verra Fettucine - 25K (before tax and service)
Chicken Parmigiana - 28K (before tax and service)
 Ketika Chicken Parmigiana saya yang datang, saya tidak kalah syoknya dengan Rani. Pasta yang tidak seberapa banyak di foto menunya menjadi sepiring penuh,diatasnya ditaruh fillet dada ayam utuh yang digoreng dan diberi saus tomat dan keju leleh dan kemudian dipanggang sebentar. Fetucininya ditumis sebentar dengan olive oil dan blackpepper sebelum dihidangkan bersama si fillet ayam tersebut. Rasanya mantap, asamnya saus tomat dapat menyatu dengan tumisan fetucini dan fillet ayam yang cheesy. Saya berhasil menghabiskan si ayam, tapi tidak untuk pastanya. Sedangkan Rani berhasil menaklukkan si Prima Verra-nya. Well done, Ran! =P

MyoOzik
Jalan Dewi Sartika No 17, Sagan, Yogyakarta

You Might Also Like

1 comments

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe